Admin dan Penghubung Layanan Pengaduan LAPOR! – SP4 Bener Meriah Ikuti Bimtek

REDELONG : Bimbingan Teknis (BIMTEK) admin dan penghubung layanan pengaduan LAPOR!-SP4N di Satuan Kerja Perangkat Kabupaten Bener Meriah digelar, Kamis (12/4/2018) di ruangan Saber Pungli Setdakab setempat.

Acara yang berlangsung satu hari itu langsung dinarasumberi oleh Fanni Irsanti, Ita Billa Thifa dari kantor staf Kepresidenan, serta dari GERAK Aceh Evan Saputra.

Asisten Administrasi Umum Setdakab dan juga selaku Ketua Harian Unit Pengaduan Pelayanan Publik (UP3) Bener Meriah Drs. Suarman, MM ketika membuka acara ini menyampaikan, seharusnya kegiatan tersebut semestinya dibuka langsung oleh Bupati Bener Meriah, serta Sekretaris Daerah, namun, karena ada tugas lain, maka Bimtek pada hari itu dipercayakan dibuka langsung oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Bener Meriah.

Ia juga menjelaskan, bahwa UP3 di Provinsi Aceh hanya ada di dua Kabupaten/kota, dua kabupaten/kota tersebut adalah Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Utara. “UP3 Kabupaten Bener Meriah mendapatkan support dari Gerak Aceh, KOMPAK, dan dari Kementrian, bagaimana supaya kita bisa bersama-sama agar masyarakat Bener Meriah dapat mengikuti perkembangan pembangunan di Bener Meriah. Jadi unit ini bisa berfungsi dengan baik, manakala semua kita stekholder yang ada di Bener Meriah memiliki kepedulian untuk bisa mempungsiikan unit ini.”kata Suarman.

Dia juga menambahkan, kepada yang sudah ditunjuk sebagai penjabat penghubung dalam menyampaikan laporan pelaksanaan pembangunan dan berbagai masukan yang disampaikan masyarakat kepada SKPK Bener Meriah, atau langsung kepada UP3. “Sistem ini nanti dapat mendekatkan kita atau dapat memperpendek waktu, dan mempercepat penanganan pengaduan”jelasnya.

UP3 Bener Meriah, kata Suarman banyak menerima dan melayani laporan dari masyarakat, laporan tersebut katanya, ada yang melalui via SMS, Telphon, melalui surat, dan datang langsung kesekretariat UP3 Bener Meriah. “Dari semua laporan yang disampaikan ke UP3 Bener Meriah, kita coba respon sebaik dan secepat mungkin, Alhamdulillah beberapa laporan dari masyarakat, langsung kita tindak lanjuti dalam waktu 2X24 jam, kemudian kita sampaikan kepada SKPK selaku penanggung jawab, dan kita minta kepada mereka untuk menjawab selambat-lambatnya 7 hari kerja.”katanya.(REL)