Adem BM Minta Ketua KIP Bener Meriah Dicopot

Adem BMREDELONG- Aliansi Demokrasi Mahasiswa Bener Meriah ( Adem-BM ) yang terdiri dari. GMNI, HMI,dan Gapura BM datangi Kantor KIP Bener Meriah pada Jum’at ( 9/9 ) menuntut ketua KIP di copot.

Puluhan mahasiswa itu, mengecam aksi premanisme oknum Ketua KIP Bener Meriah Iwan Kurnia yang telah memukul anggotanya yang juga Komisioner KIP, Anwar Hidayat. ” Kami sebagai masyarakat Bener Meriah tidak mau di dalam sebuah istansi ada pejabat publik yang arogan, apalagi Lembaga KIP ini sebagai penyelengara demokrasi, baik pilkada maupun pilek ” hal tersebut di sampaikan Waladan Yoga Ketua Gapura BM.

Waladan juga memita kepada komisioner KIP Bener Meriah agar memplenokan Ketua KIP Iwan Kurnia Di copot, dan bukan hanya itu kami mengharapkan proses hukum harus di lakukan. Pinta Waladan

 Komisioner KIP, Muhtaruddin, SE dan Rosmanila, SH pada Adem-BM menyampaikan, sejauh ini pihak kepolisian Bener Meriah sudah menangani kasus ini, dan pada hari ini yang bersangkutan Ketua KIP sedang di mintai keterangannya oleh pihak keamanan ( Polres ) Bener Meriah untuk di BAP, dan sebelumnya juga sekertaris KIP pun sudah di mintai keteranganya kemungkinan juga kami sebagai Komisioner akan di mintai keterangan. Papar Muhtaruddin.


Rosmanila menambahkan, proses hukum itu pasti berjalan karena sudah ada laporan ke pada Polres Bener Meriah, untuk itu kami berharap pada Mahasiswa untuk bersabar menungu prosesnya. Dan kami. sebagai Komisioner juga akan melakukan pleno. Ungkap Rosmanila. Kedatangan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Adem-BM, juga membawa sepanduk bertuliskan Copot Ketua KIP Bener Meriah. 

Sebelumnya Ketua KIP Bener Meriah Iwan Kurnia pada beberapa awak media Kamis ( 8/9 ) mengatakan penyebab di pukulnya Anwar Hidayat oleh dirinya, karena saya ditantang untuk memukul dia lantaran saya meminta data PPK,PPS, dan PPD.


” Pada kasubag data dan setahupun saya sudah minta, tapi mereka bilang tidak dikasih pak Anwar, dan dari semenjak perekrutan PPK, PPS saya
sudah meminta pada Anwar tapi tidak pernah di berikan, dan terakhir kali saya minta dia mengatakan data itu sudah saya aploud di website KIP lihat aja sendiri. Bahkan dia sempat bilang apa mau mu kalau mau mukul coba aja biar saya laporin kamu ke polisi”ujar Iwan Kurnia.

Saya bangun dari tempat duduk saya dan dia pun bangun sambil berkata kalau berani ayo pukul, lalu saya cengkram kerah bajunya kemudian dia meronta sambil mengayun-ayun tangannya untuk memukul saya, karena jangkauan tangan saya lebih panjang maka saya berkelit dari pukulannya dan kemudian saya tonjok dia.

Iwan Kurnia menambahkan, etiskah dia itu ngomong seperti itu kepada saya selaku Ketua KIP Bener Meriah dan yang anehnya lagi data itu selalu di bawanya pulang kerumahnya, saya berharap Pilkada ini dapat berjalan dengan sukses dan sesuai dengan peraturan.  (Gona)

SHARE