Ada Oknum Catut Nama Shabella Abubakar Untuk Dapatkan Proyek dan Makelar Jabatan

0
Shabela Abubakar

TAKENGON:Merasa risih dengan aksi oknum-oknum yang menjual namanya ke beberapa SKPK di Aceh Tengah untuk mendapatkan sejumlah proyek,dan menjadi makelar jabatan, Bupati terpilih  Aceh Tengah, Shabela Abubakar saat dijumpai wartawan (31/5/2017) di kediamanya di Desa Paya Tumpi.menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyuruh hal tersebut.

“Saya tegaskan, saya tidak pernah menyuruh apalagi menunjuk seseorang untuk bergerak mencari proyek serta meminta oknum dinas untuk menjadi makelar jabatan,” jelas Shabella Abubakar dengan nada datar.

Ia juga mengatakan dirinya serta Tim Shafda tidak pernah  menyuruh atau menunjuk siapapun untuk bergerak ke dinas-dinas untuk mencari proyek untuk tahun 2017 ini. Bila ada Shabela menegaskan  itu hanya untuk kepentingan pribadi, dengan mencatut nama Shabella Abubakar serta atas nama Tim Shafda.

Shabela mengaku kaget, saat mendapat laporan dari beberapa dinas, seperti Dinas Pertanian dan Rumah Sakit Datu Beru Takengon, “Saya sendiri yang dihubungi oleh dinas terkait, menyampaikan kalau ada oknum yang mengaku suruhan tim untuk dikondisikan paket proyek. Itu tidak pernah saya lakukan, dan kegiatan itu diluar tangungjawab saya serta Tim pemenangan,” jelas Shabella.

Selanjutnya, kepada pemerintah kabupaten Aceh Tengah dan SKPD terkait, Shabela telah mengingatkan untuk  hati-hati dan jangan gampang percaya dengan pengakuan oknum-oknum yang mengatasnamakan dirinya.

Kepala dinas juga jangan mudah takut kalau ada oknum kontraktor atau oknum dinas yang membawa-bawa namanya untuk kepentingan pribadi dan langsung mengiyakan permintaan oknum tersebut.  “Tidak perlu takut, saya sudah pasti menjabat hanya menunggu waktu pelantikan saja. Bila ada oknum menjual nama saya silakan konfirmasi saya,” sebutnya.

Saat disinggung tentang Tim 561  Shabela menjelaskan bahwa mereka merupakan salah satu tim Shafda.  “Ya benar, mereka bagian dari kami. Awalnya tim 561 turun langsung tanpa sepengetahuan saya untuk meluruskan keadaan. Mereka kesal adanya para oknum yang memakai nama Shafda untuk melobi proyek dan jadi agen jabatan.Namun, tim 561 kini sudah saya minta untuk menahan diri”terangnya.

Tim  561 bergerak kedinas-dinas untuk menempel selebaran dengan bunyi, “Peringatan keras, diberitahukan kepada Team Shafda dilarang meminta-minta proyek/uang ke dinas-dinas dn jangan mengatasnamakan bupati terpilih, bupati terpilih Shabella Abubakar tidak mengetahui sama sekali. Dan bila peringatan ini tidak di indahkan kami akan bertindak”.

Demikian bunyi selebaran yang saat ini beredar dan tertempel di kantor-kantor di Takengon. Hal ini dibenarkan oleh Shabella Abubakar. “Benar, tim ini bergerak karena juga banyak mendapatkan laporan seperti yang saya sampaikan tadi. Dan saya silakan mereka untuk membuat selebaran itu, agar pihak dinas-dinas tidak terganggu,” sebut Shabella Abubakar, mereka hanya meluruskan keadaan saat ini. (Wien Pengembara)

Komentar Anda
SHARE