Aceh Tengah Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

TAKENGON-Standar pelayanan publik yang diberikan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terhadap masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah hingga saat ini terus mendapat perhatian dan sudah menjadi komitmen pemerintah daerah untuk terus ditingkatkan.

Penegasan tersebut diungkapkan Kabag Organisasi Setdakab Aceh Tengah Ariansyah, pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan Standar Pelayanan (SP) wujud kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik kabupaten setempat, yang berlangsung di gedung Oproom Setdakab, Rabu (02/03/2016).

Dijelaskan, dari hasil penilaian Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Aceh yang dilakukan terhadap tujuh SKPK sebagai sampling pada akhir tahun 2015 lalu, sebagian besar sudah menunjukkan grafik peningkatan walaupun belum terlalu memuaskan.

“Sementara ini kinerja pelayanan publik yang masih dinilai baik dan sudah mendapat pengakuan dari Ombudsman adalah kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu pintu, sedangkan unit kerja yang lain masih dalam proses pembenahan pelayanan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI perwakilan Aceh Taqwadin Husein menyebutkan, kualitas pelayanan publik yang berlangsung di propinsi Aceh secara umum, seharusnya jauh lebih baik jika dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Indonesia.

“Karena selain undang-undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik, setahun sebelumnya pemerintah Propinsi Aceh telah mengeluarkan Qanun (Peraturan Daerah) yang hampir serupa, yang tertuang dalam Qanun nomor 8 tahun 2008”, sebutnya.
Bimtek penyusunan Standar Pelayanan (SP) akan berlangsung selama dua hari, diikuti oleh 53 peserta perwakilan SKPK di Aceh Tengah, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah tersebut mulai tahun 2016 ini.(rel)

Komentar Anda
SHARE