Acara Perpisahan, Murid SMA Negeri 2 Bukit  Diwisuda 

0

REDELONG : Umumnya Murid Sekolah Menengah Atas (SMA) usai tamat, setiap sekolah menggelar kegiatan pelepasan, atau yang lebih dikenal dengan acara perpisahan, namun berbeda dengan apa yang dilakukan SMA Negeri 2 Bukit Bener Meriah, bak Mahasiswa yang tamat kuliah  para murid SMA Negeri 2 Bukit yang telah lulus juga diwisuda.

Dalam acara yang dikemas sederhana, pelepasan murid  pada tahun ajaran 2016-2017 ini jika tahun-tahun sebelumnya,  acara pelepasan murid kelas XII dilaksanakan dengan meriah dan menyewa alat musik keyboard serta berjoget ria, namun pada tahun ini pelepasan siswa dengan cara diwisuda.

Perpisahan dan pelepasan siswa kelas XII itu sendiri merupakan agenda rutin SMA Negeri 2 Bukit  yang dilaksanakan setiap tahun setelah semua proses pembelajaran kelas XII selesai atau setelah ujian nasional dilaksanakan.

 Perpisahan dan pelepasan murid, selain sebagai ajang silaturahmi antarsiswa, dan warga sekolah (para guru dan staff), acara ini juga sebagai prosesi melepas siswa kelas XII yang telah menyelesaikan masa belajarnya.  Para murid ini nantinya akan kembali ke orangtua dan masyarakat sebagai sosok pribadi yang lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak dalam menentukan masa depannya, untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan di perguruan tinggi.

Ikhsan Purnama, SP Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bukit dalam sambutannya dihadapan siswa-siswi dan para orang tua wali murid yang hadir Sabtu (29/4/2017) di halaman Sekolah mengatakan “Kita ingin merubah mindset pelepasan  ini dari sebelumnya, itu semua agar kegiatan pelepasan ini lebih bermakna walau hanya dilaksanakan secara sederhana dengan hanya menggunakan fasilitas seadanya seperti laptop dan sound sistem yang biasa “jelasnya.

“Selama tiga tahun anak-anak yang bapak titipkan di SMA ini mungkin tidak sepadan ilmu yang mereka dapatkan dari apa yang diharapkan bapak dan ibu para wali murid, untuk itu mewakili seluruh keluarga besar SMA Negeri 2 Bukit saya meminta maaf kepada seluruh orang tua wali murid” tambah Ihsan Purnama.

Ia berharap kepada para orang tua wali murid agar melanjutkankan pendidikan anak-anak bapak ke jenjang pendidikan lebih tinggi, karena begitu banyak ilmu yang harus mereka dapatkan di luar sana.

Sebelumnya, kata Ihsan sebanyak 25 siswa dan siswi pada tahun ini telah mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi ( SNMPTN) tahun 2017 di Unsyiah namun hanya lima orang yang lulus diantaranya, Nanda Rizki jurusan kedokteran, Sayful Anwar jurusan Geografi, Selvi Ulan dari jurusan biologi, Lisa Maulida jurusan Arsitek, dan Desi Salvina jurusan psikologi  (kedokteran).

Bagi murid yang lainnya, ia berharap   berharap agar mendaftarkan diri ke Universitas yang diinginkan melalui jalur tes,” Karena kami menginginkan seluruh alumni 09 SMA Negeri 2 Bukit ini melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi ( Kuliah)”Pinta Ihsan Purnama.

Sementara itu Autar, SSI MPD guru biologi sekaligus akil kesiswaaan SMA N 2 Bukit pada Kabargayo mengatakan, ide pelepasan murid dengan dengan cara wisuda itu, selain untuk merubah paradigma tentang pelepasan juga bertujuan agar murid yang telah lulus akan mengingat kenangan bahwa mereka dilepaskan dengan diwisuda, selama ini wisuda yang ada dibenak  kita semua hanya bagi kalangan perkuliahan yang telah menyelesaikan kuliahnya, tujuannya lainnya juga  agar murid SMA ini juga tidak canggung menghadapi wisuda perguruan tinggi nantinya”ujarnya.

“Pelepasan murid secara wisuda, baru tahun ini kita lakukan dan Insya Allah hal seperti ini lebih bermanfaat serta memberikan pesan moral bagi anak-anak murid disini bila dibandingkan dengan dilaksanakan secara beriang gembira dengan berjoget joget diatas panggung”ungkap Autar. (Gona)

Komentar Anda
SHARE