636 Peserta Calon Tenaga Kesehatan Kontrak Ikuti Tes Tulis

REDELONG : Tes tenaga kesehatan kontrak di Kabupaten Bener Meriah yang diselengarakan Pemeritah setempat, di ikuti 636 peserta dari 639 peserta yang mendaftar. Minggu ( 25/2/2018).

Ketua panitia dr. Aliyin menyebutkan, hari ini adalah pelaksanaan tes tulis calon peserta tenaga kesehatan kontrak yang dilaksanakan di dua lokasi yaitu SMK 1 Bener Meriah dan SMA 1 Bukit.

Lanjutnya, untuk peserta dari jajaran Dinas kesehatan yang mengikuti tes diantaranya Bidan sebanyak 358 peserta, Kesmas 34 Farmasi 27 peserta. Sementara dari Runah Sakit tenaga bidan 186, kesmas 20 dan farmasi 14 orang peserta. Sebut Aliyin.

Aliyin menambahkan, untuk tes hari ini ada tiga peserta yang tidak hadir, satu diantaranya karena melahirkan satu orang lagi karena operasi dan satu orang tanpa keterangan. Sebutnya.

Terkait tenaga perawat yang telah mendaftar, untuk sementara belum dilakukan tes karena jumlah yang mendaftar dengan dibutukan masih kurang.

” Bagi tenaga perawat itu kita tunggu arahan dari pimpinan, apakah mereka akan tes atau diterima tanpa tes karena jumlahnya masih kurang dari yang dibutuhkan untuk sementara kita menunggu arahan pimpinan ” jelas dr. Aliyin.

Sementara itu Bupati Bener Meriah Ahmadi dalam arahannya menyampaikan, pelaksanaan tes ini merupakan proses rasionalisasi yang diprogramkan.

” Rasionalisasi yang kita programkan merupakan suatu kebutuhan organisasi, bukan karena perkara suka dan tidak suka ” tegas Ahmadi.

Katanya lagi, resionalisasi dengan melalui tes tujuannya untuk menempatkan orang-orang yang mempunyai kemampuan serta untuk lebih memanusiakan karena setelah lulus tes ini dipastikan tidak adalagi gaji yang diterima 7 ratus apalagi 2 ratus ribu. Ujar Bupati Bener Meriah.

” Setalah melalui tes ini bai yang diterima tidak lagi ada istilah H7, H5, apalagi H2″.

Dia berharap, bagi yang ditempatkan setelah lulus jangan dulu berbangga hati, karena tiga bulan kedepan kami akan lakukan evaluasi kembali. Dan bagi yang belum beruntung jangan berkecil hati karena pemerintah daerah akan berupaya untuk mencari solusinnya. (Gona)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!