33 Peserta Ikuti Festival Hijabers, Saatnya Kerawang Gayo Dikenal Diseluruh Pelosok Negeri

  • Whatsapp
33 Peserta Festival Hijabers “Ethnic Glam Fashion Show Competition” sedang menampilkan pesona terbaiknya diatas panggung (Photo/Kabargayo)

Kabargayo.com, Takengon: Festival Hijabers digelar di Kabupaten Aceh Tengah, sebanyak 33 peserta dari Aceh Tengah dan Bener Meriah ikut memeriahkanya, yang menjadi primadona dalam kegiatan tersebut adalah motif Kerawang Gayo.

Ketua panitia pelaksana Surya Efendi mengatakan, kegiatan itu diselenggarakan sebagai ajang dimana semua pihak bisa menikmati tampilan busana yang bermotif Kerawang Gayo yang memikat dari banyaknya desainer berbakat di Kabupaten berhawa sejuk itu.

Read More

“Agar busana yang kita hasilkan dari Dataran Tinggi Tanoh Gayo bisa di kenal di seluruh pelosok negeri ini. Bahkan para disainer akan mendapatkan hasil dari kegiatan ini, tidak tertutup kemungkinan akan menjadi salah satu desainer yang profesional kedepan,” kata Surya, Sabtu 09 Oktober 2021.

Katanya lagi, pembukaan pendaftaran festival itu berlangsung sejak 10 september 2021 yang lalu dan ditutup pada tanggal 3 oktober 2021. Seleksi peserta berlangsung selama dua hari, ditentukanlah sebanyak 33 peserta yang lolos mengikuti kegiatan tersebut. Sedangkan sumber anggaran kegiatan bersumber dari dana DOKA Dinas Pariwisata Aceh Tengah.

“Ini merupakan sebuah alat untuk menampilkan suatu karya cipta baru dari seluruh Desainer untuk di sajikan kepada seluruh masyarakat umum. Dan kami berharap agar kiranya kedepan Desainer bisa bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Aceh Tengah,” jelas Pria Kelahiran Rawe 01 Juli 1990 itu.

Sementara itu Kepala dinas pariwisata Aceh Tengah Jumadil Enka mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut diselenggarakan, salah satu yang menjadi primadona Aceh Tengah ditampilkan dikhalayak umum.

“Antara desainer dan pelaku pragwati sudh pasti telah memahami motif keraweang Gayo yang ditampilkan, keduanya harus saling berkolaborasi, sehingga kedepan para desainer diharapkan dapat terus menampilkan karya-karya yang terbaik untuk Aceh Tengah,” terang Jumadil.

Diketahui, kegiatan itu diselenggarakan di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. (KG31)

Related posts