Ketua Panwaslih: Banyak Rambu Yang Harus Dipatuhi Paslon Bupati 

0

REDELONG : Dalam tahapan Pilkada banyak rambu-rambu yang tidak boleh dilanggar Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati. Hal tersebut diungkapkan Khairul Akhyar Ketua Panwaslih Bener Meriah dalam sambutanya pada acara sosialisasi pengawasan pemilihan bupati dan wakil Bupati Bener Meriah  Jum’at, ( 4/11 ) diruang aula Sekdakab. 

“Salah satu bagian dari penanganan Sentra terpadu ( Sentra Gakkumdu ), adalah memberikan pemahaman hal-hal yang tidak boleh dilanggar Pasangan calon bupati dalam tahapan Pilkada”kata Khairul Akhyar. 

” Sentra Gakkumdu yang didalamnya tergabung tiga instansi yaitu dari pihak Kepolisian, Kejaksaan, dan Panwaslih, akan terus mengawasi dan menindak setiap pelanggaran dalam Pilkada ini tujuannya sosialisasi ini untuk mengingatkan pada seluruh Paslon Bupati, sebelum melakukan sesuatu harus mengetahui ada beberapa hal rambu-rambu yang harus dipatuhi ” sebut Khairul Akhyar.

Sementara itu Pelaksana tugas  ( Plt ) Bupati Bener Meriah Drs Hasanuddin Darjo. MM menyampaikan, mewakili Pemerintah daerah dirinya sangat mengapresiasi pengawasan yang dilakukan Panwaslih. Dengan sosialisasi ini  elemen pemerintah dan seluruh elemen masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif untuk mengawasi penyelenggara pemilihan Kepala daerah 2017. Karena pengawasan tidak mungkin dapat dilakukan oleh Panwaslih saja.

Lebih lanjut Dia menambahkan, terkait Pegawai Aparatur Sipil Negara sesuai dengan instruksi Gubernur Aceh nomor 11 dan 12 Tahun 2016 tentang netralitas pegawai aparatur sipil Negara beserta aparatur pemerintahaan kampong tidak boleh ikut kampanye, “Apalagi sampai menggunakan fasilitas kantor”terangnya Hasanuddin Darjo. 

“Dalam Pilkada Aparatur Sipil Negara, maupun tenaga kontrak harus Netralitas, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan. Seperti ikut serta dalam kampanye dengan menggunakan fasilitas negara, tidak boleh mengarahkan masyarakat untuk berpihak pada salah satu calon, dan tidak boleh melakukan tindakan menguntungkan salah satu calon dan merugikan calon lain dengan cara apapun”tandas Hasanuddin Darjo. ( Gona ) 

Komentar Anda
SHARE