100 Penyair Dunia Hadir ke Bener Meriah 27 November 2016 Mendatang 

0

Plt Bupati Bener Meriah Drs Hasanuddin Darjo. MM dan Penyair Fikar W Eda
REDELONG : Ditengah Keterpurukan Komoditi kopi di Tanah Gayo akibat merosotnya harga kopi, dimana kopi adalah merupakan sumber kehidupan masyarakat gayo khususnya di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara. November Kopi Gayo akan membuktikan dimata dunia bahwa salah satu kopi terbaik adalah Kopi Gayo. Hal tersebut diungkapkan Difta salah satu perwakilan November Kopi Gayo dalam acara Loncing November Kopi Gayo minggu ( 6/11 ) di Seladang Cafe yang bertempat di Kampung Jamur Ujung Kecamatan Win Pesam. 

Dalam laporannya Difta yang mewakili November Kopi Gayo menyebutnya, Alasan kenapa November Kopi Gayo diadakan adalah untuk mencari keabsahan kopi gayo terutama bagi kami kaum muda. Karena kopi adalah merupakan nafas dari setiap lapisan masyarakat gayo dari dulu hingga sekarang, tapi hanya ada beberapa orang saja yang mengerti bahwa salah satu kopi terbaik berasal dari Gayo. Ungkap Difta.

Sebagai masyarakat kopi untuk membuktikan bahwa kopi Gayo adalah salah satu kopi terbaik didunia, dalam kesempatan ini saya mengajak dan menyerukan pada kita semua jangan hanya berpangku tangan dan hanya bercomer-comer dimedia sosial ( medsos ), dengan mengatakan daerah penghasil kopi ini tidak pernah berbuat apa-apa ini tempatnya kita membuktikan bahwa kopi Gayo merupakan salah satu kopi terbaik dimata dunia. Untuk tidak saling menyalahkan November Kopi Gayo yang digagasi oleh bang Fikir Weda memberikan sinyal positif pada kita anak muda untuk berbuat dan berupaya mengakat kopi Gayo dimata dunia. Kata Difta.

” bagi abang-abang yang hadir disini, jangan hanya melihat dan menonton Loncing Kopi Gayo ini saja, ayo mari kita lakukan sesuatu untuk membuktikan dan mengakat citra kopi Gayo bahwa kopi Gayo memang merupakan salah satu kopi terbaik didunia” seru Difta.

Fikar W Eda dalam kesempatan tersebut mengatakan, November Kopi adalah gagasan anak muda yang mengantarkan harkat dan martabat masyarakat gayo, sebagai kemulian tanah gayo sampai ke negeri-negeri Asing. Ujar Fikar W Eda Seniman Gayo yang mendunia. 

” Kopi gayo mendapat kemulian dinegeri Asing, dengan harganya yang begitu sanggat tinggi didunia. Tetapi dinegeri kita tanah gayo ini, kita masih sering mendengar keluhan masyarakat petani kopi dengan perilaku para rentenir rentenir ” Kata Fikar.

Lebih lanjut Fikar W Eda mengatakan, untuk itu bagi kita yang perduli dengan kopi Gayo harus memikirkan sikap dan pandangan agar kopi sebagai sumber kehidupan orang gayo tidak semakin terpuruk,untuk itu melalui kreasi-kreasi kita dibidang perkopian untuk mengangkat kedikJaya kopi .Karena kopi bukan hanya sekedar komuditi ekspor, melainkan juga kopi sebagai komuditi Kebudayaan sikap dan pandangan orang gayo. Kata Fikar W Eda. 

” orang gayo hidup, Sekolah, menikah, sepenuhnya dari hasil kopi “. 

Dihadapan Plt Bupati Bener Drs. Hasanuddin Darjo. MM dan Sekda Bener Meriah Drs. Ismarissika.MM dan Asesten III Khairun Aksa SE, MM serta Kepala Dinas Sosial Riduan, S.pd Fikar W Eda  menyebutkan, November Kopi Gayo terdiri beberapa rangkaian acara yaitu, Shoft Loncing yang dilaksanakan pada hari ini di Seladang Cafe, death Loncing yang akan dilaksanakan pada tanggal 19  november nanti, selanjutnya rangkaian acara lainnya adalah perlombaan melukis untuk para pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) dan Sekolah Menengah Atas ( SMA ) juga bagi masyaraka umum. Lomba melukis ini akan mengambil tema dan objek tentang kopi. Tutur Fikar W Eda.

Selain itu tambah Fikar W Eda, kita akan laksanakan pertunjukan seni di kebun kopi, pabrik kopi, kedai kedai kopi yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 sampai 27 november. Juga pada Tanggal 27 nanti akan hadir 100 penyair dari dalam dan luar negeri ke Kabupaten Bener Meriah, kehadiran mereka akan menulis puisi tentang kopi dimana pada saat ini kami November Kopi telah mengumpulkan puisi dari penyair seluruh dunia yang kesemuanya itu bercerita tentang kopi dan batas pengiriman karya mereka terakhir pada tanggal 23 oktober 2016 kemarin. Ungkap Fikar W Eda.

” Sedikitnya 600  penyair dunia telah mengirimkan  karya tulisnya telah kami terima, nantinya puisi yang dikirimkan mereka itu akan mengisi buku yang akan kami luncurkan pada tanggal 25 sampai 27 november yang akan datang ” jelas Fikar W Eda. 

Sebagian informasi kata Fikar W Eda, 100 Penyair dunia yang akan hadir kedaerah penghasil kopi ( Bener Meriah ), mereka telah memesan tiket karena mereka mengetahui bahwa di Kabupaten Bener Meriah sudah ada Bandara Udara Rembele. 

Pada kesempatan tersebut Fikar W Eda berharap pada Kedua Pemerintah daerah Bener Meriah dan Aceh Tengah, agar dapat membantu memfasilitasi akomodasi dan konsumsi mereka. Pinta Fikar. Seraya menambahkan kawan kawan dari Kabupaten Aceh Tenggara juga telah mempersiapkan acara rapting kopi di Sungai Alas ( Ketambe ), dan kopinya akan kita suplay dari Bener Meriah dan Aceh Tengah, yang kita ambil langsung dari kebun kopi terbaik daerah ini. Dan pada saat ini kami telah menerima bantuan dari petani kopi yang bantuanya sanggat unik yaitu kopi dari 5 kilo sampai 30  dan itu yang merupakan menjadi modal kami nanti. Tutup Fikar W Eda. 

Poto Bersama Usai acara Shof Luocing November Kopi

Plt Bupati Bener Drs Hasanuddin Darjo. MM Menyahuti permintaan November Kopi yang disampaikan melalui Fikar Weda mengatakan. Pemerintah daerah akan siap berkontribusi untuk acara ini. Ujar Hasanuddin Darjo. 

” Insya Allah Pemerintah Bener Meriah siap berkontribusi dalam acara yang kami anggap sanggat berkelas ini, menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah ini. Juga menyesuaikan dengan peraturan dan perundangan-undangan” kata Hasanuddin Darjo. 

Hasanuddin Darjo menambahkan, kami berharap acara berkelas dunia yang diparkarsai putra terbaik Gayo  ini dapat berjalan dengan sukses, dan semoga sukses perdana kopi Gayo mendunia, dari Bener Meriah untuk dunia, dari Takengon untuk dunia, dari Gayo Lues untuk dunia, dan dari Rapting ( Kota Cane )  untuk dunia. Harap Hasanuddin Darjo. 

Hasanuddin Darjo ; saya sanggat berbagai dan berterima kasih pada Fikar Gayo yang telah mengagasi acara ini, dengan melibatkan putra terbaik dari keempat Kabupaten. Karena rentang sejarah Aceh Tengah dan Aceh Tenggara sanggat panjang bahkan menurut saya bila diukur panjang rentang sejarah Aceh Tengah dan Aceh Tenggara sampai dari bumi kelangit. Tutur Hasanuddin Darjo. 

” Dalam Undang-Undang ( UU ) nomor 10 tahun 1946 sesungguhnya wilayah Aceh Tenggara adalah merupakan Wilayah Aceh Tengah, kemudian UU nomor 7 tahun 1958 Wilayah Aceh Tenggara, Gayo Lues Bener Meriah tetap bagian Aceh Tengah.papar Hasanuddin Darjo. 

Sebelum mengakhiri sambutanya Hasanuddin Darjo menyampaikan sebuah hadis Nabi Muhammad S. A. W. yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, yang berbunyi ” Jika tiba waktunya hari kiamat, sementara ditanganmu masih ada biji bibit kurma maka tanamlah segera” hadis tersebut terus diulang-ulangnya sampai tiga kali. ( Gona ) 

Komentar Anda
SHARE