​Waladan Yoga: Kita Apresiasi Tim Tipikor Melakukan “Pemeriksaan”  di DPRK Bener Meriah

0


Waladan Yoga

REDELONG: Aktivis anti korupsi Gayo, Waladan Yoga, mengapresiasi Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Aceh  yang datang melakukan penyelidikan  di DPRK Bener Meriah. Hal tersebut ia ungkapkan lewat siaran persnya kepada Kabargayo, Sabtu, (29/4/2017).
“Kita Apresiasi Tim Tipikor datang dan melakukan penyelidikan di DPRK Bener Meriah harapan saya sangat sederhana semoga kasus yang menjadi objek penyelidikan tidak menggantung” ujarnya.

Waladan menambahkan, ia berharap kasus ini tidak seperti kasus kasus sebelumnya yang penyelesaiannya bisa sangat lama dan melelahkan, “Bahkan ada yang menguap begitu saja, semoga kasus yang sedang diselidiki tidak menguap begitu saja dan harus benar benar tuntas dalam waktu yang cepat dan semoga kasusnya dapat P-21 dan dapat diteruskan ke tahapan penuntutan”harapnya.

Sebelumnya kata Waladan  kasus ini adalah laporan lama yang kemudian akhirnya ditindaklanjuti .

“Kepada Tim Tipikor  Polda Aceh, yang sudah berhadir di Bener Meriah kita gantungkan harapan nyata untuk dapat menuntaskan kasus dugaan korupsi ini” ungkap Waladan.

Sementara itu, Sekretaris DPRK (Sekwan)  Bener Meriah, Muheirmansyah  saat dikomfirmasi Kabargayo, membenarkan bahwa ada tim Tipikor Polda Aceh yang mendatangi DPRK Bener Meriah.

” Benar bahwa aparat penegak hukum (Tipikor Polda Aceh) melakukan klarifikasi ( pemeriksaan) terkait pengadaan gorden yang dilaporkan masyarakat, namun dari hasil pemeriksaan tersebut bahwa pengadaan gorden pada tahun anggaran 2015 pagunya hanya  Rp 119 juta rupiah dan semua barangnya ada” kata Muheirmansyah, kepada Kabargayo di ruang kerjanya, Jum’at (28/4/2017).

Muheirmansyah juga menjelaskan, Tim Tipikor Polda Aceh, menggelar pemeriksaan atau kelarifikasi atas laporan yang mengatasnamakan masyarakat, terkait pengadaan gorden di Kantor DPRK Bener Meriah yang diduga menelan anggaran 1,3 Milyar rupiah.

Selain pengadaan gorden, tim Tipikor Polda Aceh tersebut juga mengaudit laporan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD)  DPRK Bener Meriah.

Dia juga menjelaskan, terkait surat perintah perjalanan dinas anggota DPRK Bener Meriah, itu sedang diaudit mereka ( Tipikor) “Kita tunggu saja hasil auditnya nanti”sebutnya. (Arsadi Laksamana)

Komentar Anda
SHARE