​Spanduk Ancaman Mogok Hiasi Pagar RSUD Muyang Kute

0


REDELONG : Spanduk ancaman mogok masal menghiasi pagar Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Muyang Kute Kabupaten Bener Meriah, pada Kamis (6/7/2017).
Dalam spanduk yang diperkirakan berukuran kurang lebih  panjang tiga meter dan lebar satu meter bertuliskan .” Kami seluruh pegawai dan staf RSUD Muyang Kute Redelong Kabupaten Bener Meriah dengan ini menyatakan. 1. Menolak dr. Elisa Lisik Miko. MKM menjadi direktur RSUD Muyang Kute Redelong. 2. Apabila dr. Elisa Lisik Miko MKM menjadi direktur RSUD maka kami berkomitmen mengadakan mogok masal.”

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) direktur RSUD Muyang Abdul Muis, SE. MT yang didampingi Kepala Bagian Tata Usaha ( Kabag TU) Hasimy pada saat dikonfirmasi Kabargayo Kamis (6/7/2017) diruang kerjanya mengatakan, tadi pagi saya sempat melihat spanduk tersebut terpasang dipagar Kantor Bupati, dan saya sempat mendengar ada informasi ada demo lantas saya bergegas ke RSUD Muyang Kute namun saya tidak melihat lagi bahwa spanduk tersebut juga ada dipasang dipagar rumah sakit ini. Papar Muis.

Terkait isu akan dikembalikannya dr. Elisa Lisik Miko menjadi direktur rumah sakit secara langsung saya tidak mendapatkan informasi tersebut namun saya sempat mendengar dari beberapa orang yang membicarakan hal tersebut pada hari senin kemarin itu.

Kendati spanduk penolakan dan ancaman terhadap isu dr. Elisa Lisik Miko bila dikembalikan menjadi direktur RSUD Muyang Kute yang sempat membuat heboh tapi tidak mempegaruhi situasi pelayanan di RSUD Muyang Kute, karena  pelayanan di RSUD berjalan normal seperti biasanya. Tutur Muis.

Abdul Muis menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan berobat, jangan terpengaruh dengan hal itu, silakan saja datang ke RSUD Muyang Kute untuk berobat karna pelayanan tetap berjalan seperti biasanya. Pinta Muis.

Hal senada juga disampaikan Hasimy Kabag TU RSUD Muyang Kute, pelayanan di Rumah Sakit ini berjalan normal. Terkait isu dr. Elisa Lisik Miko akan dikembalikan menjadi direktur RSUD Muyang Kute saya juga mendengar pada hari senin kemarin itu yang diperbincangkan bahkan ada beberapa orang sempat menelepon saya untuk menanyakan informasi itu. Ungkap Hasimy.

 Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kabupaten Bener Meriah Drs Rusli M Saleh saat dimintai tanggapannya menyebutkan, jabatan Pelaksana tugas direktur rumah sakit itu kan tidak boleh terus berlanjut karena dia ( Abdul Muis) jabatanya sebagai Asesten II,  namun untuk melantik pejabat yang lainnya sebagai direktur tentu harus ada izin dari Menteri Dalam Negeri ( Mendagri)serta sebagai direktur juga tentunya juga harus dari dokter entah itu dokter spesialis atau doktor umum. Ujar Rusli.

Saat disinggung apakah akan ada lagi mutasi Rusli mengatakan, kita akan memperbaiki mutasi terhadap eselon III yang dulu pernah diturunkan jabatannya kita akan kembalikan serta ada beberapa orang yang diangkat menjadi Plt Kepala sekolah  pada saat itu maka  akan dikukuhkan . Selain itu juga ada beberapa pejabat eselon III yang ditempatkan tidak sesuai dengan penempatan maka kita juga akan perbaiki. Kata Rusli.

Rusli menambahkan, diakhir jabatannya dia tidak ingin ada permasalahan, untuk itu dia akan segera memperbaiki mutasi untuk eselon III yang dulu terjadinya demosi serta penempatan jabatan yang tidak sesuai bidangnya akan segera diperbaikinya.

Rusli berharap, siapapun yang nantinya menjadi direktur RSUD Muyang Kute adalah orang yang sesuai dengan peraturan serta diharapkan oleh masyarakat banyak. Tandas Rusli (Gona)

Komentar Anda
SHARE