​Ratusan Masyarakat Gegur Sepakat Minta Reje Kampung Diganti

REDELONG-Ratusan Masyarakat Kampung Gegur Sepakat Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah datangi Kantor Camat Timang Gajah, Kamis (25/8 ), guna menuntut  Reje Kampung Gegur Sepakat Lukman diberhentikan.

Kedatangan ratusan masyarakat Gegur Sepakat di sambut Camat Timang Gajah, Sasmanto, SE Dan aparat keamaan dari  Polsek Timang Gajah, dan
Danramil Timang Gajah, Serata Kapala Badan Pemberdayaan Masyarakat ( BPM ) Riswandika Putra, S.STP, AMP. di aula Kantor Camat Timang Gajah.

Perwakilan Masyarakat Gegur Sepakat M.Isa A dalam kesempatan tersebut memaparkan permasalahan yang terjadi di Kampung mereka, selama ini, kami sebagai masyarakat Gegur Sepakat tidak pernah di libatkan dalam pembangunan di desa dan  ironis nya lagi kami tidak pernah di ajak bemusyawarah tentang segala pembangunan di desa. Ungkapnya

” Selama ini kegiatan pembangunan dari sumber dana desa hanya dikerjakan  Reje Kampung itu dengan pihak keluarganya, dan  tidak pernah
melibatkan masyarakat sebagai pekerja ” sebutnya

Hal senada juga di sapaikan Hasan Basri yang menjabat sebagai Wakil Ketua BPK, yang menyebutkan Reje Kampung tidak pernah adakan musyawarah baik dengan BPK dan masyarakat, tau tau pembangunan terus di lakukan. Papar Hasan Basri

Lebih lanjut di katakanya, dan kami meminta pada aparat ke polisian untuk menyelidiki pengelolaan dana desa tahun 2015 dan 2016, karena Jalan Kabupaten di banggun pakai  Vaving Blok dari sumber dana desa, itu juga tanpa musyawarah, pembagunan Vaving Blok itu juga tidak mengunakan papan nama sehinga kami sebagai masyarakat tidak mengetauhi berapa anggaran untuk pembangunan itu ?, tanyanya.

Hasan Basri juga mempertanyakan, apakah masyarakat boleh mengetahui pengelolaan dan desa, apa yang di banggun, berapa anggarannya ? dan sejauh mana peran masyarakat di dalam pembangunan mengunakan dana desaKami meminta kepada Camat untuk memberhantikan Reje Kampung Gegur Sepakat, karena kami masyarakat menolak Reje tersebut.
Menangapi Aspirasi masyarakat Gegur Sepakat Kepala BPM Bener Meriah Riswandika Putra S.STP. AMP menjelaskan, proses awal dana desa adalah
musyawarah, dimana mulai dari perencanaan dan pembangunan harus melakukan musyawarah, program pembangunan desa merupakan program
pemberdayaan masyarakat, dimana pengelolaan dana desa itu harus berasaskan Transparan.

Dan kami dari BPM dan seluruh muspika Kecamatan, seperti Camat, Kapolsek dan Koramil akan. Segera menelusuri permasalahan ini, dan
untuk sementara anggaran desa untuk Gegur Sepakat akan kami pending pencairannya sebelum masalah ini ada solusinya dan di selesaikan dengan baik. Jelas Riswandika seraya memetik bahasa istilah ” kalau ada tikus di lumbung kita tidak harus membakar lumbungnya ” artinya kalau ada suatu penyakit kita akan berupaya memberantas sumber penyakitnya. Tuturnya.

Sementara itu Camat Timang Gajah Sasmanto, SE mengatakan, mari kita selesaikan permasalahan ini dengan baik agar tidak menjadi permasalahan yang berlarut-larut di kehidupan masyarakat, dan mengenai memberhentikan Reje Kampung tidak ada wewenang Camat, melainkan itu wewenang Pemerintah Kabupaten Bupati atau Asesten I. Jelasnya

Dan Koramil Timang Gajah Dalam kesempaten tersebut yang di wakili Sirka Ismael memberikan apresiasi pada masyarakat Gegur Sepakat yang
telah menjaga demokrasi dengan baik, dan dalam menyampaikan aspirasi dengan aman, tertib.

” Kedepanya kami sebagai aparat Baik TNI/Polri berharap dilibatkan agar permasalahan seperti ini tidak terulang lagi, karena koramil sendiri ada Babinsa, Babinkaptifmas ” pintanya ( Gona )

SHARE