​Peran Media Massa Dalam Mensukseskan Pilkada 2017

0

REDELONG-Lembaga pers atau media massa, sesungguhnya memiliki peran yang sangat strategis dalam menyukseskan pesta demokrasi di Kabupaten Bener Meriah, yakni pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan secara serentak Februaru 2017.


Media massa yang disebut sebagai pilar keempat kekuasaan (fourth state) ini dalam berbagai platform, baik cetak, elektronik, maupun online, memiliki fungsi menyampaikan informasi dan kontrol sosial, memiliki tanggung jawab dalam mengawal pilkada serentak ini.

 

“Ada kebutuhan dan hak-hak publik untuk mengetahui informasi terkait pilkada bahkan tahapan Pilkada yang harus dipenuhi oleh media massa,” demikian sebut Khairul Akhyar Ketua Panwaslih Bener Meriah yang didampingi oleh Hasanah, SH yang membidangi devisi penanganan pelanggaran dan sengketa dan Ridwan SPdi yang membidangi devisi Hubungan masyarakat.

 

“Media massa merupakan perpanjangan tangan hak-hak sipil atau hak publik,” tambahnya saat melakukan ngopi bareng, antara anggota Panwaslih dan awak media di kantor panwaslih, Senin (15/8).

 

Publik memiliki hak untuk mengetahui informasi, termasuk mengontrol dan mengawasi pemerintahan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan kekuasaan.

 

Karena itu, semua hal terkait kepentingan masyarakat banyak harus dapat diketahui atau diinformasikan secara terbuka oleh publik, salah satunya melalui media massa.

Kami berharap, media massa diharapkan mampu menjaga netralitasnya dalam konteks pilkada.

 

Panwaslih Bener Meriah memiliki misi yang hampir sama dengan media massa dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan pemilu.

Menurutnya, pada saat-saat tertentu, Panwaslih dan media massa mempunyai ketersinggungan dan keterkaitan dalam mengawal hajatan demokrasi di Indonesia.

 

“Panwaslih dan media massa sama-sama harus memberikan informasi kepada masyarakat. Jika Panwaslih memberikan informasi terkait pengawasan, maka media massa lebih terkait pilkada secara keseluruhan,” ujarnya.

 

Selain itu, media massa sama-sama harus memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Keduanya (Panwaslih dan Media) harus bisa memastikan masyarakat menggunakan hak pilih dan memilih berdasarkan informasi yang benar serta memastikan masyarakat terlibat aktif dalam pengawasan penyelenggaraan pilkada.

 

“Media massa turut andil menentukan warna perpolitikan di Gayo, karena media mampu menggiring opini dan memberikan warna dalam proses demokrasi itu sendiri,” ungkap Khairul Akhyar.(Gona)

 

Komentar Anda
SHARE