​Penghapusan Tunjangan Guru  Terpencil di Kecamatan Syiah Utama Dipertanyakan

0


Zefri Nocivera S.sos

REDELONG: Zefri Nocivera S.sos yang merupakan pemerhati pendidikan mempertanyakan mengapa tunjangan untuk guru daerah terpencil di Kecamatan Syiah Utama dihapuskan (14/6)
Sebagaimana diketahui, Kecamatan Syiah Utama merupakan salah satu kecamatan pengembangan serta termasuk dalam kategori daerah tertinggal, dikarenakan oleh kondisi insfrastuktur jalan dan lokasi menuju pusat kecamatan lumayan jauh bila ditempuh dengan kenderaan.

Sementara itu, jumlah fasilitas pendidikan secara keseluruhan di kecamatan ini berjumlah 7 sekolah yang terdiri dari empat unit SD,  dua SMP dan satu SMA. “Namun dalam kondisi seperti ini puluhan guru masih saja ingin mengajar di sana demi mencerdaskan generasi bangsa yang tak ternilai harganya demi satu tujuan yaitu mencerdaskan generasi penerus bangsa” ungkap Zefri.

Ia menambahkan, bertahun- tahun mereka mengajar dan berhari-hari mereka tinggal di Samar Kilang demi  melaksanakan tugas serta mengamalkan ilmu kepada siswa dan siswi yang ada di kecamatan Syiah Utama kabupaten Bener Meriah”Merekalah pahlawan tanpa tanda jasa. akan tetapi selama 3 tahun mereka mendapatkan  tunjangan guru untuk daerah terpencil”ujarnya Zefri.

“Dari informasi yang kami dapat, untuk tahun ini tepatnya di tahun 2017 tunjangan  bagi guru terpencil di hapuskan, untuk guru-guru yang ada di kecamatan Syiah Utama, hal ini juga sangat dikeluhkan oleh beberapa guru yang mengajar di kecamatan Syiah Utama” jelasnya lagi.

Zefri juga mengatakan para guru juga mengeluhkan   mengapa di kecamatan selain di kecamatan Syiah Utama di Bener Meriah masih mendapatkan  tunjangan untuk  guru daerah terpencil, “Padahal sudah jelas-jelas Syiah Utama dengan ibukota Samarkilang merupakan kecamatan yang terpencil dan akses jalan yang penuh tantangan, namun mengapa bisa tunjangan itu di hapuskan” pungkasnya.(Suhardiman Asarga Linge)

Komentar Anda
SHARE