​Komite I DPD RI dan Pemerintah Aceh Bahas Kesiapan Pilkada Aceh

0

Aceh merupakan salah satu provinsi yang dinilai memilki indeks kerawanan tinggi nomor dua setelah Papua berdasarkan hasil survey bawaslu

BANDA ACEH: Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia yang dipimpin  Fachrul Razi bersama rombongan melakukan pertemuan dengan Pemerintah Aceh membahas kesiapan Pemerintah Aceh dalam menghadapai Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak di gedung Serbaguna Setda Aceh, Senin (06/06). 

Kedatangan Komite I DPD RI ke Aceh di sambut Plt. Gubernur Aceh, Soedarmo bersama Komite Independen Pemilihan Aceh dan jajaran SKPA Pemerintah Aceh.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Komite I DPD RI yang sudah datang ke Aceh dalam rangka berdiskusi terkait pengawasan pilkada Aceh dan rancangan undang-undang etika penyelenggara negara,” kata soedarmo saat memberikan sambutan.

Soedarmo mengatakan, Aceh merupakan salah satu provinsi yang dinilai memilki indeks kerawanan tinggi nomor dua setelah Papua berdasarkan hasil survey bawaslu.

Namun demikian kata Soedarmo, Pemerintah Aceh berusaha untuk melaksanakan semua pentahapan pilkada serentak 2017  agar berjalan dengan sukses dan aman di Aceh.  “Kami  di provinsi Aceh ingin agar apa yang diprediksi bawaslu tidak terjadi di Aceh,” kata Soedarmo.

Pemerintah Aceh lanjut Soedarmo, bersama seluruh jajaran dan penyelenggara pilkada serentak berkomitmen untuk mewujudkan pilkada serentak 2017 ini bisa berjalan damai, demokratis, dan berintegritas.

“Sampai hari ini, Alhamdulillah semua tahapan berjalan lancar dan stabilitas keamanan juga sangat kondusif di Aceh, ” ujar Soedarmo seraya berharap kondisi tersebut dapat terus berjalan sampai dengan hari pemilihan nanti.

Soedarmo mengakui, ada beberapa persoalan yang terjadi di beberapa daerah, tapi tidak menjadi hambatan karena semuanya dapat diselesaikan dengan baik dan cepat.

“Kita bersama Polda dan TNI betul-betul harus penuh konsentrasi mengamankan pilkada Aceh,”.

Keamanan Pilkada kata Soedarmo sangat penting agar  pada hari pencoblosan, masyarakat mendapatkan rasa aman dan dapat memilih sesuai dengan pilihan masing masing.  

“Artinya tidak ada pemilih yang merasa khawatir, ditekan, diterror, dipaksa untuk memilih pasangan tertentu, ini yang harus kita jaga,” kata Soedarmo.

Sementara itu, Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi sangat mengapresiasi Plt, Gubernur Aceh, Seodaro yang telah berhasil mengubah paradigma seakan akan Aceh sangat rawan.

“Hari ini kita bisa melihat Aceh sangat aman dan kondusif, mewujudkan situasi seperti ini tidaklah mudah karena diperlukan kerjasama semua pihak, “ kata Fachrul Razi.

Fachrul Razi juga menyampaikan bahwa, Komite I DPD RI juga sudah melakukan pertemuan dengan Kip Aceh dan mendapatkan informasi yang komprehensif berkaitan dengan pelaksanaan pilkada di Aceh.

“Terkait temuan kita dilapangan, beberapa permasalahan berkaitan ijazah palsu dan temuan lainya, kita melihat KIP Aceh masih mampu menyelesaikan masalah tersebut,” ujar Senator asal Aceh itu.

Pada kesempatan tersebut, Fachrul Razi juga menyampaikan bahwa, kunjungan kerja Komite I DPD RI ke Aceh juga dalam rangka melakukan dengar pendapat dengan Pemerintah Aceh terkait Rancangan Undang-Undang Etika Penyelenggara Negara. 

“Kita berharap ada masukan-masukan terkait rancangan undang-undang ini dari semua pihak,” ujar Facrul Razi. 

Pertemuan tersebut turut dihadiri, Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, dan Satuan Kerja Perangkat Aceh. (REL)

Komentar Anda
SHARE