​Kepala BPM Ajak Masyarakat Kawal Dana Desa

0

REDELONG- Permasalahan pengelolaan dana desa yang sering kita dengar selama ini adalah kitadak transparanan penggunaan dana tersebut yang di senyalir sering dilakukan oleh kapala kampung ( reje kampung ), dan tak ayal persoalan ini sering menjadi polemik di desa.
Dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah Melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat ( BPM ) telah melakukan monitoring pada kecamatan, hal itu di lakukan agar pengelolaan dana desa tidak menyimpang dari juklak dan juknis yang telah di tentukan.

Pada saat dikonfirmasi Kabargayo Kamis ( 4/8 ) di Kantornya Kepala BPM Bener Meriah Riswandika Putra, SSTP, MAP mengatakan, sejauh ini kita telah melakukan monitoring di Kecamatan, dalam hal tersebut kita selalu mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan partisipasinya menggawal dan menggawasi pengunaan dana desa tersebut. Kata Riswandika.

Dia juga menyampaikan, dalam permendagri nomor 114 tahun 2014 sudah menjelaskan bawha masyarakat harus terlibat langsung mulai dari perencanaan musawarah terkait pemamfaatan dana desa, untuk hal ini reje kampung harus transparan dan mengdepankan ajas musawarah mengelola dana desa itu. Ujar Riswandika.

Terkait pembangunan dan pengunaan dana desa itu bukan hanya wewenang BPM dan Reje Kampung saja akan tetapi ini sudah menjadi tanggung jawab stekholder, baik itu Pemerintah, Camat Reje Kampung, Tokoh Kamppung Pemuda dan Ibu PKK, agar pembangunan dan pengelolaan dana desa dapat berjalan sesuai dengan di harapkan. Ungkap Riswandika ( Gona )

Komentar Anda
SHARE