​Kejati Aceh: Sudah Saatnya Kita Bersih-Bersih

BANDA ACEH:Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Raja Nafrizal mengingatkan semua pihak untuk menghindari praktek-praktek pungli, suap maupun koruptif sehingga menyebabkan layanan masyarakat terganggu dan merugikan negara. Hal tersebut ia ungkapkan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Se-garnizum perdana di tahun 2017 ini di Banda Aceh, Selasa (17/1/2016).

“Hindari praktek-praktek pungli, suap maupun koriptif sehingga menyebabkan layanan masyarakat terganggu dan merugikan negara,” tegas Nafrizal.
Nafrizal juga mengingatkan bahwa Pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan operasi sapu bersih (saber) pungli baik di tingkat pusat maupun daerah dan kebupaten kota.

“Sudah saatnya kita bersih-bersih dari hal yang paling kecil sampai ke masalah dan urusan yang besar-besar, semoga hadirin yang hadir disini tidak terkena tim saber,” kata Narfizal. 

“Sebagaimana kita ketahui bersama , kita sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi pemilihan kepala daerah serentak yang akan kita laksanakan dalam waktu yang tidak lama lagi,” kata Nafrizal.

Dari berbagai tahapan yang sudah dilalui kata Nafrizal, banyak persoalan dan permasalahan baik di tataran penyelenggara maupun pelaksana/pengikut/partisipan/peserta sendiri. 

Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk untuk menyikapi semua persoalan dan permasalahan yang timbul sebagai sarana instropeksi diri dan proses pendewasaan cara berdemokrasi.

Nafrizal berharap agar pemimpin daerah yang terpilih nanti dapat berkonsentrasi untuk pembangunan ekonomi yang akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pada kesempatan tersebut, Nafrizal mengajak semua pihak untuk saling bersinergi, menyatukan pandangan dan langkah untuk medukung program pembangunan di Aceh dengan meningkatkan peningkatan kualitas layanan publik dalam penyelenggaraan pemerintah.(Arsadi Laksamana)

Komentar Anda
SHARE