​Kadis Transmigrasi Bener Meriah ” Doktrin” Pelajar SMP 4 Timang Gajah


REDELONG : Dalam rangka kegiatan observasi pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Timang Gajah jurusan IPS ke Dinas ketenaga kerjaan dan Transmigrasi ( Disnakertran) Kabupaten Bener Meriah Kamis (9/3/2017) mendapatkan ” Doktrin” dari Kepala Dinas Disnakertran Ishak, SE MM.

Empat belas murid SMP Negeri 4 Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah yang didampingi guru  IPS nya Ratih Kemula Sari untuk melakukan observasi tentang ketenaga kerjaan, mendapatkan “Doktrin” ( ajaran/ilmu bidang tertentu) terkait ketenaga kerjaan.

Ishak yang didampingi Sekretarisnya Khaidir dan kepala bagaimana ( kabag) tenaga kerja Ubayani dan Sumarto Pembina Balai Latihan Keterampilan ( BLK), dihadapan puluhan pelajar tersebut menyampaikan, bekerja tanpa ilmu tidak ada artinya untuk itu bagi pelajar teruslah belajar karena dewasa ini persaingan semakin ketat. Kata Ishak.

” Sedikitnya di Bener Meriah ini ada 14 sekolah MTSN bila tiap sekolah saja ada seratus pelajar maka semuanya ada seribu empat ratus pelajar tingkat MTSN belum lagi SMP yang akan melanjutkan ke jenjang kesekolah lebih tinggi ( SMA/SMK), begitu juga dengan SMA sederajat diperkirakan ada lima belas sekolah dan tiap sekolah ada seratus murid maka semuanya ada seribu lima ratus murid. Dan tidak semuanya itu nanti yang melanjutkan kepengurusan tinggi karena alasan tidak memiliki biaya,  jika yang melanjutkan sekolah kepengurusan tinggi seribu orang maka ada lima ratus orang yang menganggur dan apa yang lima ratus orang itu lakukan ia tentunya bekerja “

Lebih lanjut dikatakannya, kalau tidak punya keterampilan dan ilmu dalam bidang pekerjaan maka sangat sulit perusahaan atau apapun sejenisnya menerima pekerjaan. Untuk itu disini kita ada BLK yang membimbing keterampilan maka dari itu silakan mengasah keterampilan kalian yang sesuai keinginan kalian disini. Ujar Ishak.

Ishak Taib

Sementara itu Ubayani mengatakan,  keterampilan dan ilmu itu sangat penting, dan yang menjadi orang sukses atau menjadi tokoh itu bukan berasal dari orang yang mampu atau dari anak kalangan pejabat namun kebanyakan mereka dari orang yang tidak mampu (miskin) yang menjadi tokoh dunia itu tidak terlepas dari kegigihan mereka yang terus menimba ilmu dan meningkatkan kemampuan mereka. Untuk itu bagi pelajar SMP teruslah belajar dan belajar agar kalian juga bisa menjadi orang yang sukses. Papar Ubayani.

Sumarto mengatakan, di BLK yang kami bina selama ini mereka bukan hanya murid tamatan pelajar tingkat SMP/SMS namun banyak yang hanya tamatan SMP bahkan tamatan SD yang belajar keterampilan di BLK. Bahkan salah satu syarat untuk menjadi tenaga kerja kedepan diprioritaskan yang memiliki sertifikat dari BLK. Ungkap Sumarto.

Sementara itu Ratih Kumala Sari guru pembimbing bidang pelajaran IPS mengatakan, kegiatan muridnya hari ini adalah observasi dimana sebelumnya ada 20 murid SMP yang akan observasi kesini namun mungkin sebahagian ada halangan jadi yang datang hari ini hanya empat belas murid. Katanya.

Dia mengakui, kegiatan observasi ke Dinas ketenaga kerjaan dan Transmigrasi ini merupakan inisiatif dia sebagai guru pembimbing, karena sebelumnya pada materi tenaga endogen eksogen pada pos pengamatan gunung berapi juga sempat menjanjikan pada muridnya namun karena terlalu jauh dan akomodasi juga sulit akhirnya tidak jadi dan kebetulan karena sekarang materi ya ketenaga kerjaan kami datang kesini untuk observasi. Sebut Ratih Kumala Sari. (Gona)

Komentar Anda
SHARE