​GeRAK Gelar Training Untuk Kader Murum Mupakat

0

REDELONG: Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) melalui program The Asia Foundation – Social Accountability and Public Partisipation (TAF – SAPP) menggelar Training of Trainer (ToT) untuk kader Murum Mufakat. Kegiatan ini di gelar di Aula Mess Pemda, Redelong, Bener Meriah. Rabu (26/ 4/ 2017).

Evan Saputra selaku program manager TAF- SAPP, saat pengenalan program mengatakan program ini bekerjasama dengan mitra-mitra lokal dan nasional lainnya dalam mendukung pemerintah di berbagai level dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas penyediaan layanan dasar terutama untuk masyarakat miskin dan rentan. Kemudian untuk itu dibentuklah kader Murum Mufakat sebagai wadah pemberdayaan masyarakat pedesaan dengan membangun konsep pola pengembangan SDM sampai pada tingkat kemandirian, yang ditandai dengan adanya partisipasi masyarakat.

Kegiatan ToT menjadi media peningkatan kapasitas kader murum mufakat yang sudah terpilih sebelumnya dan sudah melakukan pertemuan kolaboratif dari awal.

Calon kader Murum Mufakat desa akan dilatih selama 2 hari dalam tiga kali pelatihan di bulan April, Mei dan Juni 2017”, urainya.

Fakhruddin  selaku narasumber ToT memaparkan pembahasan tentang Urgensi Pelayanan Dasar Tingkat Kampung Issue Pendidikan, Kesehatan, Identitas Hukum, Sosial) dan Orientasi Kebijakan Kampung Berbasis Gender.

 “Pelayanan publik yang baik diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat, dan pentingnya tentang keterbukaan informasi. Sehingga perlu proses pengawalan guna pembangunan dan pelayanan yang lebih baik”, ujarnya.

Selanjutnya Gunawan Tawar ditampuk sebagai trainer mengupas mengenai kajian tentang Dana Desa dan Hakikat Anggaran Desa Serta Prosedur  dan Tahapan dalam Perencanaan dan Penganggaran Dana Desa Yang Lebih Inklusif dan Partisipatif.

Melalui, Gunawan menambahkan agar kader yang mengikuti kegiatan ini selanjutnya dapat menjadi ujung tombak advokasi bagi desa dan ikut melindungi hak- hak desa serta mampu berkontribusi bagi desa mereka.

Kegiatan ini di ikuti oleh 28 kader yang berasal dari dua desa intervensi (Pondok Baru dan Pondok Gajah) dan empat desa Reflikasi (Desa Mutiara, Desa Purwosari, Desa Jadi Sepakat dan Desa Paya Nangka), keseluruhan Kader merupakan perwakilan dari Aparatur desa, tokoh pemuda, serta ibu- ibu yang telah memiliki pengalaman sebagai kader. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Dari Selasa- Rabu, 26- 27 April 2017.  laporan Basri aorora dan Ainun mardiah.

(Jurnalisme Warga)

Komentar Anda
SHARE