​Deputi Gubernur BI Hadiri Panen Perdana Bawang Putih di Bener Meriah

0

REDELONG-Tingginya permintaan pasar terhadap bawang putih menyebabkan tidak dapat terpenuhi kebutuhan secara Nasional, akibatnya  bawang putih impor banyak masuk ke wilayah Indonesia seperti dari negara Thailand, Cina dan negara lainnya. Hal tersebut di sampaikan Yufrizal Kepala Bank Indonesia ( BI ) Lhokseumawe dalam laporannya pada acara pembukaan panen perdana bawang putih Rabu (  5/10) di lokasi Demplot Budidaya bawang putih Kampung Bener Pepanyi.

Hampir 90 persen bawang putih impor masuk ke Indonesia, oleh sebab itu Bank Indonesia ( BI ) dalam menekan  inflasi luncurkan program pengendalian inflasi dengan mengembangkan klaster budidaya bawang putih. Sejauh ini BI telah menjadikan pilot project program pengendalian inflasi bawang putih di tiga wilayah yaitu di Solo, Magelang, dan Bener Meriah. Ungkap Yufrizal.

” BI Lhokseumawe telah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dengan menandatangani kerjasama pengembangan budidaya bawang putih pada 16 maret 2016 yang lalu, dan insya allah pada hari ini akan kita laksanakan panen perdananya “ ujarnya.

Kami menilai bawang putih yang akan kita panen hari ini sudah berhasil kendatipun tingkat keberhasilan baru 80 persen, dan hal ini sangatlah wajar karena ini baru penanaman perdana. Seharusnya penanaman yang di lakukan di musim penghujan agar dapat menghasilkan yang maksimal, ungkap Yufrizal.

Ia menjelasnya kedepan kita akan menyesuaikan musim penanaman dengan waktu penanaman yang tepat, seperti yang kita ketahui pada tahun 1993 bawang putih pernah berjaya di Kabupaten Bener Meriah ini, untuk mengembalikan kejayaan tersebut kita akan terus membina kelompok tani dengan memfasilitasi pelatihan yang dilaksanakan di Institut teknologi Bogor ( ITB ) , dan pembinaan dari ahli budidaya bawang putih dari Karang Anyar. 

Kendala pada saat ini yang mengakibatkan kurang maksimalnya hasil panen bawang putih tersebut adalah kurangnya curah hujan yang mengakibatkan tanaman menjadi kekurangan air, juga kencangnya anggin, namun untuk mengatasi hal tersebut kelompok tani perintis Pepanyi melakukan penyiraman, dan membiarkan gulma guna mengatasi kekurangan air pada tanaman tersebut. Jelas Yufrizal.

 

Sementara itu Plt Bupati Bener Meriah, Drs Rusli M Saleh dalam sambutanya mengharapkan kepada Deputi Gubernur Bank Indonesia ( BI ), memberikan bantuan semaksimal mungkin kepada kelompok tani, kalau pada saat ini hanya setengah hektar kita berharap kedepannya bisa menambah dengan memanfaatkan kebun masyarakat di sini, hal itu juga dapat mencegah perambahan hutan. Pinta Rusli 

Kami sangat berterima kasih pada Bank Indonesia yang telah menjadikan Bener Meriah sebagai pilot project budidaya klaster bawang putih. ” dengan program pengendalian inflasi budidaya bawang putih, dengan program ini dapat memacu perekonomian masyarakat petani di Bener Meriah ini untuk lebih sejahtera ” sebut Rusli.

Sementara itu Deputi Gubernur Bank Indonesia Erwin Rijanto dalam kesempatan itu menyampaikan, apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah atas kerjasamanya dengan BI dalam rangka untuk memajukan perekonomian masyarakat.

“Kami menyambut baik apa yang diutarakan oleh Bupati Bener Meriah, saya rasa ini adalah kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dengan perbankkan,”kata Erwin Rijanto.

Dia menambahkan, bawang putih selain di pakai untuk bumbu ( rempah ) masakan, juga sanggat bermanfaat untuk obat. dan kebutuhan bawang putih secara nasional dalam perhari mencapai empat puluh empat ribu lima ratus ( 44500 ) ton perhari sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut kita harus menerima bawang putih impor.  Oleh sebab itu untuk mengendalikan inflasi BI berupaya semaksimal mungkin dengan mengembangkan program pengendalian inflasi kebutuhan pangan sebanyak 140 klaster dengan 15 komoditi dan di antaranya klaster bawang putih yang telah di kembangkan BI melalui kelompok yang bekerja dengan Pemerintah. Sebut Erwin Rijanto.

Dimana klaster budidaya bawang putih tersebut sejauh ini telah kita kembangkan sebanyak 3 klaster diantaranya di Solo seluas 5 hektar di Magelang seluas 3 hektar dan Bener Meriah setengah hektar dan insya allah di Bener Meriah akan di tingkatkan lagi. Terangnya.

Pada kesempatan tersebut Deputi Gubernur BI menyerahkan bantuan pada kelompok tani perintis pepanyi secara simbolis  satu unit Hand Traktor Yanmar, serta bantuan pembanguan Menasah Al-Ikhlas kampung Bener Pepanyi kecamatan Permata.

Acara panen perdana bawang putih di lokasi Demplot Bener Pepanyi turut di hadiri, Deputi Gubernur BI, Plt Bupati Bener Meriah, Kapolres Bener Meriah, Kapolres Aceh Tengah, kepala perbankan Sumatra dan Aceh. ( Gona )

Komentar Anda
SHARE