​BBGRM Diharapkan Meningkatkan Kesatuan dan Persatuan

0


upati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan peralatan kerja kepada perwakilan masyarakat.

TAKENGOM: Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah di Kampung Damar Mulyo, Kecamatan Atu Lintang selama sebulan, 20 Juli hingga 19 Agustus 2017 mendatang memiliki beberapa sasaran strategis.

Salah satunya meningkatkan persatuan dan kesatuan yang dijiwai dengan semangat gotong royong dalam segala bidang kehidupan sosial kemasyarkatan. Demikian disampaikan Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Tengah, Drs Mursyid MSi dalam laporannya.

Dihadapan Bupati Nasaruddin dan ratusan masyarakat yang hadir, Mursyid menyampaikan BBGRM akan berlangsung sebulan penuh dengan berbagai  kegiatan.

Diantara kegiatan itu dipaparkan bidang kemasyarakatan, sosial, budaya  dan pelestarian lingkungan.

“Selama sebulan kedepan kita harapkan peran aktif masyarakat dapat menumbuhkan dan meningkatkan kembali kepedulian sosial dengan melakukan gotong royong  seperti membersihkan perkarangan rumah, tempat ibadah dan lingkungan kampung ” ujarnya.

Sementara itu Bupati Nasaruddin ketika membuka BBGRM ke-14 yang dirangkai dengan Hari Kesatuan Gerak (HKN) PKK ke-45, Kamis (20/7/2017) lalu menyebutkan bulan bhakti gotong royong harus diimplementasikan dalam bentuk perbuatan, bukan hanya sekedar pencanangan.

“Hari ini kita telah canangkan BBGRM, berarti harus ada tindak lanjutnya dengan melakukan kerja bhakti di kampung masing-masing, terserah apakah berbentuk fisik maupun sosial yang penting semangat gotong royong harus bangkit kembali,” ujar Nasaruddin.

Hal lain Nasaruddin juga meminta para camat dan reje kampung (kepala desa) selama BBGRM berlangsung untuk melakukan evaluasi terhadap apa yang telah dikerjakan selama satu bulan itu.

“Ini akan kita evaluasi, kami harap para reje kampung usai BBGRM dapat menyampaikan laporan ke Pak Camat terkait kegiatan yang sudah dilaksanakan selama BBGRM untuk diteruskan ke pemerintah atasan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK). Mudah-mudahan dengan demikian akan tumbuh kembali semangat gotong royong yang sudah mulai luntur,” kata Nasaruddin. (REL)

Komentar Anda
SHARE