​ASN Sekdakab Aceh Tengah Check Up Kesehatan

TAKENGON-Petugas kesehatan klinik Setdakab Aceh Tengah melakukan pemeriksaan kesehatan (Check Up) bagi Apratur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Setdakab, DPRK dan BKPP.
Sebelumnya, Kasi Pencegahan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Tengah, Utami Cahyowati melakukan sosialisasi mengenai beberapa penyakit tidak menular.

“Sesuai arahan pak Sekda, hari ini kita akan melakukan sosialisasi deteksi dini beberapa penyakit yang dapat mengganggu aktivitas kerja ASN, dan nantinya juga akan kita bentuk Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (PTM) di lingkungan Setdakab, DPRK dan BKPP,” sebutnya disela usai melaksanakan apel pagi, Kamis (8/12) dihalaman Setdakab Aceh Tengah.

Dipaparkan Utami, pembentukan PTM merupakan suatu program kesehatan yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dengan tujuan mendeteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular bagi seluruh Aparatur Sipil Negara.

Lebih rinci dia sebutkan, penyakit tersebut seperti diabetes, hipertensi, jantung, stroke, asma, kanker, kolestrol, asam urat dan beberapa penyakit lain yang dapat menyebabkan kematian.

“Kita perlu melakukan upaya pencegahan, pengawasan dan memonitor kesehatan ASN agar terhindar dari penyakit berisiko tersebut,” ujarnya.

Pada hari yang sama satu persatu ASN di lingkungan instansi tersebut melakukan Check Up dan konsoling kesehatan dengan mendatangi klinik yang berada dilantai satu gedung asisten tersebut.

Terlihat Sekretaris Daerah, Karimansyah I SE MM didampingi Asisten Administrasi Umum, Drs Rijaluddin MM dan beberapa kabag, para kabid serta kasubbag ikut memeriksakan kesehatan selama beberapa jam.

“Nanti jadwalnya akan disesuaikan, yang jelas kita akan melakukan pemeriksaan kesehatan ASN secara bergilir setiap sebulan sekali baik kesehatan pejabat, staf maupun tenaga kontrak,” kata Utami sambil menyebutkan Check Up tersebut tidak dipungut biaya.

Sementara Sekretaris Daerah, Karimansyah menyebutkan kegiatan pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan secara berkala dan kontinyu agar ASN dapat mengetahui kesehatan masing-masing.

“Ini hal yang positif agar kita dapat mengontrol kesehatan. Jika ASN sehat akan berdampak pada peningkatan kinerja,” demikian Karimansyah. (REL)

Komentar Anda
SHARE