​Aramiko Aritonang Ungkapkan Permintaan Maaf Kepada Irwandi Yusuf Terkait Pernyataan, “Picik” dan “Pikun”


Aramiko Aritonang

TAKENGON: Aramiko Aritonang lewat siaran persnya kepada media, mengungkapkan permohonan maaf terkait statemennya di beberapa media, “Terkait statemen saya beberapa hari belakangan ini yang mengatakan bahwa Irwandi Yusuf pikun dan picik adalah akibat miskomunikasi antara rakyat dan pemimpinnya” tulis Aramiko, Jumat, (9/7/2017).

Aramiko menjelaskan, berdasarkan berita klarifikasi yang di muat oleh Nova Iriansyah bahwa tidak benar bila Irwandi akan mendiskriminasi masyarakat Gayo.

“Saya,  Aramiko Aritonang menyampaikan permohonan maaf saya kepada bapak Gubernur terpilih yaitu Irwandi Yusuf atas prasangka buruk saya terhadap beliau yang mengatakan pikun dan picik terkait kisruh tim Ad-hoc RPJM yang sempat menjadi polemik di kalangan masyarakat Aceh dan khususnya masyarakat wilayah tengah Gayo”ungkapnya.

Saya pribadi sebut Aramiko, dirinya  tidak bermaksud mengatakan bahwa bapak Irwandi Yusuf “pikun”dan “picik” seperti yang diartikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, namun hal tersebut merupakan sebuah ungkapan kegelisahan tentang representasi politik yang tidak imbang antara Ketiga Wilayah di Aceh Khususnya Gayo.

“Saya pribadi menyambut baik jaminan bapak Nova Iriansyah yang menyatakan bahwa 100 % pak Irwandi tak Akan melupakan jasa masyarakat Gayo”jelas Aramiko.

“Tentu kami tidak ingin seperti pengalaman yang sudah sudah, atas dasar pengalaman itu pula kami sangat kawatir dengan setiap kebijakan yang di keluarkan oleh Irwandi – Nova” tambahnya lagi.

Aramiko juga mengatakan, “Saya pribadi beserta teman-teman tetap terus mengawal segala kebijakan Irwandi – Nova  lima tahun kedepan, tidak menutup kemungkinan kami akan berteriak lantang manakala kami merasa tidak mendapatkan perlakukan adil dari pemimpin kami nantinya, karena kami siap dukung dan siap mengawasi” tutup Aramiko Aritonang, sosok yang dikenal sebagai aktivis anti korupsi Gayo itu. (Wien Pengembara)

SHARE